Tradisi

Therawada (150) Mahayana (24) Vajrayana (9) zen (6)

Jumat, 17 April 2015

Penjara dan Pikiran

Penjara dan Pikiran

Tahun 1843, karena tidak mampu bayar utang akibat bisnis yg gagal, Charles Goodyear dijebloskan ke penjara.

Pengusaha Amerika itu terpaksa berpindah dari kehidupan yg mewah ke dalam sel yg sempit & pengap. Karena kreatif & punya ide 2x segar, di dalam penjara, dia tidak diam.

Dia buat penelitian tentang getah yg berasal dari pohon yg tumbuh di areal penjara.

Goodyear berusaha selama 10 thn & akhirnya berhasil menciptakan vulkanisasi karet yg kemudian amat berguna bagi kehidupan banyak orang. Kini, berkat usahanya, terciptalah barang 2x dari karet seperti bola, tas, dompet & roda kendaraan.

Secara fisik, dipenjara. Namun pikiran, ide 2x tidak akan pernah bisa dipenjara.

***
Inspirasi bisa datang kapan saja & dimana saja, tergantung kepekaan & bagaimana menyikapinya.

Saudaraku, seandainya hari ini menghadapi masalah berat, kalau hanya berfokus pada masalahnya, pikiran akan negatif & pesimis & masalah akan menyeret kita ke liang kegagalan/kehancuran.

Sebaliknya bila berpijak pada solusi, pikiran akan selalu positif & antusias, masalah seberat apapun akan jadi ringan. Itulah jalan menuju kesuksesan.

The real wars is in your mind

THE REAL WAR IS IN YOUR MIND
John C. Maxwell, seorang Guru Leadership mengatakan: "The real war is in your MIND."

"Medan peperangan terbesar berada di PIKIRAN kita."

Dua batu yg berbeda ukuran dan berat, di lemparkan serentak ke dalam 1 kolam.

Keduanya menghasilkan gelombang atau riak yang saling bertemu.

Riak² kedua batu itu bertemu dan di situlah tampak peperangan antara kedua riak itu, dimana riak yg satu berusaha menguasai yang lain.

Ternyata riak² dari batu yg lebih besar akhirnya segera menyapu riak dari batu yang lebih kecil.

Hal yg sama berlaku pula dg PIKIRAN kita.

Setiap harinya terjadi peperangan dalam PIKIRAN kita, antara PIKIRAN Positif dan Negatif, Kebaikan dan Keburukan, Optimis dan Pesimis.

Apapun yang kita masukkan dalam PIKIRAN, maka pemikiran yg porsinya besar, akan keluar sebagai PEMENANG.

Jika PIKIRAN POSITIF memang lebih kuat, maka kita akan lebih OPTIMIS dan tindakan kita cenderung lebih POSITIF.

Sebaliknya, Jika kita terus dikuasai HAL² NEGATIF, maka kita pun tidak mampu berpikir secara POSITIF.

Pikiran Positif dan Negatif saling tarik menarik, siapa yang menang tergantung siapa yang paling sering di beri makan.

Artinya, Jika setiap hari berusaha memasukkan PERKARA² POSITIF dalam PIKIRAN kita, maka secara otomatis PIKIRAN POSITIF akan lebih kuat di bandingkan dengan PIKIRAN NEGATIF.

Oleh sebab itu, mari menjaga PIKIRAN kita dengan hal² yang baik dan benar.

Latihlah PIKIRAN kita untuk selalu memikirkan hal² yg POSITIF, OPTIMIS BAIK dan BENAR.

YOU ARE WHAT YOU THINK !!!

ANDA ADALAH APA YG ANDA PIKIRKAN !!!

SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3

Wanita bersuara merdu

Wanita bersuara merdu

Ini kisah ttg seorang wanita yg bersuara merdu. Wanita ini bersuamikan pemain musik & pengarang lagu. Begitu pandai suaminya ttg lagu, bina irama, tangga nada, dll, shg dia selalu menemukan apa yg hrs dikoreksi saat istrinya sdg menyanyi. Selalu saja ada komentar & kritik spt; bagian depan kurang tinggi, bagian ini kurang pelan, bagian akhir hrs naik sedikit, dsb. Selalu saja ada komentar pedas yg dia lontarkan bila isterinya menyanyi.

Akhirnya sang istri malas menyanyi. Krn apa yg dinyanyikan selalu ada salah, jadi dg bgt sll timbul pertengkaran.

Singkat cerita, krn suatu musibah, si suami meninggal & si wanita akhirnya menikah lagi dg seorg tukang ledeng yg tdk tahu menahu soal musik. Yg ia tahu isterinya bersuara bagus & dia sll memuji isterinya kalau bernyanyi.
Suaminya berkata: " sayang, aku sll ingin cepat pulang krn ingin mendengarmu menyanyi" & pujian2 ringan lainnya.
Istrinya sgt bersuka cita, dia tersanjung & merasa dihargai dg pujian yg diterimanya. Ini membuatnya makin gemar bernyanyi. Setiap saat dia bernyanyi & tanpa disadarinya dia sdh trs berlatih.
Suaminya mendorong saat dia mulai rekaman & mengeluarkan karya pertama yg disambut baik oleh masyarakat. Wanita ini kemudian menjadi penyanyi terkenal, bukan pd saat suaminya (alm) ahli musik, tp saat bersuamikan seorg tukang ledeng, yg memberinya support & sedikit pujian saat dia menyanyi.

Omelan, bentakan, kecaman, amarah /kritik yg tdk membangun tdk merubah malah mematikan semangat. Tp sedikit pujian dpt memberikan rasa diterima, semangat & dorongan utk melakukan hal2 lbh baik lagi. Sedikit pujian jg dpt membuat seseorg meraih prestasi tertinggi yg bs diraihnya.

Mari kt belajar memberi pujian dg tulus. Baik pd anak2, pasangan kt, teman, atasan, staf/ siapapun yg membutuhkan motivasi utk tetap maju, bkn dg perkataan yg menjatuhkan.
Kiranya kita bisa terus membangun satu sama lain.

SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3

Rabu, 15 April 2015

Dana

Ringkasan dharmadesa dharma clss tgl 28 Maret 2015 oleh Romo Kolim dgn judul Pikian Positif .
Salah satu bentuk pikiran positif adalah doa , harapan dan permintaan . Dalam doa dan harapan kita (umat awam) kadang meminta kekayaan , keselamatan,kesehatan dll. Dalam perbuatan baik yg kita lakukan terselip keinginan utk mendapatkan pamrih berupa vipaka baik.

Dalam ajaran Buddha ada 3 tingkatan perbuatan baik (dana)

1. Hina Dana adalah dalam melakukan perbuatan baik
masih mengharapkan pamrih yg bersifat keduniawian spt kekayaan , kesehatan , keselamatan dll

2. Majjhima Dana (sedang) Dalam melakukan perbuatan baik kita masih mengharapkan pamrih spt berupa keinginan utk terlahir di alam sorga atau alam yg lebih baik .

3. Pannati dana (tinggi) dalam melakukan perbuatan baik tidak mempunyai harapan tertentu lg
Supaya karma baik yg kita lakukan berkualitas yg tinggi dalam setiap perbuatan baik hendaknya selalu di landasi dengan kehendak baik (cetanna) dan juga kebijaksanaan (wisdom).

Karna setiap perbuatan baik dan buruk yg kita lakukan adalah benih yg kita tanam pasti akan berbuah begitu bertemu dengan kondisi yg cocok .Oleh karna itu "Jauhilah perbuatan jahat, Perbanyak perbuatan kebajikan , sucikan hati dan pikiran " itulah inti ajaran Buddha. Semoga karma baik kita selalu melindungi kita , sadhu sadhu sadhu.

Selasa, 14 April 2015

Kekuatan Cinta Kasih Universal

Margarita Suarez warga Merida, Meksiko yang menghabiskan waktunya memberikan makan anjing yang berada di dekat rumahnya luar biasa dan mengejutkan banyak orang.

Ketika wanita tersebut meninggal karena masalah kesehatan dan disemayamkan di rumah duka, puluhan anjing dari berbagai daerah mendatangi rumah persemayaman. Mereka kompak berbaring mengelilingi peti Suarez.
Pekerja di rumah duka mengaku, tidak pernah melihat sekawanan anjing itu sebelumnya di rumah duka. Hebatnya lagi, pada hari H pemakaman, anjing liar itu mengikuti mobil jenazah yang membawa Suarez ke tempat peristirahatan terakhir.
Hebatnya, pada hari pemakaman, sejumlah besar anjing liar perlahan mengikuti mobil jenazah yang membawa Margarita dan kembali ke rumah duka. Keluarga Suarez percaya, anjing itu memiliki insting Suarez telah tiada.
"Mereka ingin berada di sana untuk mengucapkan selamat tinggal kepada seseorang yang telah begitu baik kepada mereka," ucap perwakilan keluarga seperti dilansir Mirror, Minggu (29/3/2015)

Ulasan: Kekuatan Cinta kasih tanpa syarat. setiap mahluk memiliki benih kebuddhaan. komunitas anjing liar yang sering dikasih makan saja tahu bagaimana membalas budi, tahu berterima kasih, tahu bagaimana berbakti. cerita inspirasi yang luar biasa.
Apalagi manusia sebagai mahluk sosial yang jauh lebih bijaksana dari binatang.
Cinta Kasih dan kasih sayang, tiada yg percuma, hal2 sederhana yang kelihatan biasa menghasilkan hal yg luar biasa.
ketekunan dalam melakukan sesuatu tidak akan ada kata percuma. selama dilakukan dengan ketulusan dan keiklasan.
Apalagi manusia mahluk sosial, mengerti hukum kehidupan dari hukum sebab akibat sampai hukum tumimbal lahir, sadar bahwa semua mahluk yg dekat dengan kita memiliki ikatan dan hubungan khusus. karena cinta dan benci akan terbawa lintas kelahiran.
Maka janganlah hidup dalam kebencian, kembangkan cinta kasih dan kasih sayang pada sesama, hidup akan terasa indah.
saling mengerti, menjaga dan mengayomi.