Tradisi

Therawada (150) Mahayana (24) Vajrayana (9) zen (6)

Jumat, 17 April 2015

Wanita bersuara merdu

Wanita bersuara merdu

Ini kisah ttg seorang wanita yg bersuara merdu. Wanita ini bersuamikan pemain musik & pengarang lagu. Begitu pandai suaminya ttg lagu, bina irama, tangga nada, dll, shg dia selalu menemukan apa yg hrs dikoreksi saat istrinya sdg menyanyi. Selalu saja ada komentar & kritik spt; bagian depan kurang tinggi, bagian ini kurang pelan, bagian akhir hrs naik sedikit, dsb. Selalu saja ada komentar pedas yg dia lontarkan bila isterinya menyanyi.

Akhirnya sang istri malas menyanyi. Krn apa yg dinyanyikan selalu ada salah, jadi dg bgt sll timbul pertengkaran.

Singkat cerita, krn suatu musibah, si suami meninggal & si wanita akhirnya menikah lagi dg seorg tukang ledeng yg tdk tahu menahu soal musik. Yg ia tahu isterinya bersuara bagus & dia sll memuji isterinya kalau bernyanyi.
Suaminya berkata: " sayang, aku sll ingin cepat pulang krn ingin mendengarmu menyanyi" & pujian2 ringan lainnya.
Istrinya sgt bersuka cita, dia tersanjung & merasa dihargai dg pujian yg diterimanya. Ini membuatnya makin gemar bernyanyi. Setiap saat dia bernyanyi & tanpa disadarinya dia sdh trs berlatih.
Suaminya mendorong saat dia mulai rekaman & mengeluarkan karya pertama yg disambut baik oleh masyarakat. Wanita ini kemudian menjadi penyanyi terkenal, bukan pd saat suaminya (alm) ahli musik, tp saat bersuamikan seorg tukang ledeng, yg memberinya support & sedikit pujian saat dia menyanyi.

Omelan, bentakan, kecaman, amarah /kritik yg tdk membangun tdk merubah malah mematikan semangat. Tp sedikit pujian dpt memberikan rasa diterima, semangat & dorongan utk melakukan hal2 lbh baik lagi. Sedikit pujian jg dpt membuat seseorg meraih prestasi tertinggi yg bs diraihnya.

Mari kt belajar memberi pujian dg tulus. Baik pd anak2, pasangan kt, teman, atasan, staf/ siapapun yg membutuhkan motivasi utk tetap maju, bkn dg perkataan yg menjatuhkan.
Kiranya kita bisa terus membangun satu sama lain.

SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar