Tradisi

Therawada (150) Mahayana (24) Vajrayana (9) zen (6)

Kamis, 19 Februari 2015

Semut di susu manis

BAGAI SEMUT DI SUSU MANIS

Pernahkah kita melihat semut mati dalam cangkir kita yang berisi teh manis atau air susu manis ???

Mengapa mereka mati di sana??
Semut sangat menyukai hal yang manis, maka ada pepatah ada gula, ada semut. Dimana ada gula semut ada disana.

Tapi mengapa semut mati dalam teh manis, atau air susu manis? Karena keserakahan semut. Semut ingin menikmati sebanyak-banyaknya rasa manis itu sedangkan mereka tidak akan mampu membawanya karena rasa manis itu ada dalam air yang sesungguhya tidak bisa dibawa dan hanya bisa dinikmati sesaat ditempat itu.

Sama dengan kenikmatan dunia ini. Kenikmatan dunia tidak akan bisa dibawa dan hanya sesaat dapat dinikmati dan bagi yang tidak bisa mengendalikan diri atau keserakahan ada padanya mereka akan mati didalamnya...
Kenikmatan menjerat dan membunuhnya.

Mari belajar dari semut. Kita jangan serakah dan kendalikan diri akan kenikmatan dunia ini dengan mampu mengatakan cukup dan mensyukuri kecukupan itu.

Karena dengan berani mengatakan cukup dan mensyukuri kecukupan itu maka akan bahagia dan damailah hidup kita ini.

SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA! <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar