Tradisi

Therawada (150) Mahayana (24) Vajrayana (9) zen (6)

Senin, 23 Maret 2015

Kisah Kehidupan Lampau Tuhan atau Dewa Sakka

Kisah Kehidupan Lampau Tuhan atau Dewa Sakka

Kisah Magha,
Dewa/Tuhan Sakka atau Raja Para Dewa/Tuhan atau lebih dikenal sebagai Thi Kong
Suatu waktu,
seorang Pangeran Licchavi,
bernama Mahali,
datang untuk mendengarkan khotbah Dhamma yang disampaikan oleh Sang Buddha.

Khotbah yang dibabarkan adalah Sakka panha Suttanta.

Sang Buddha menceritakan tentang Sakka (Raja♚ Para Tuhan/Dewa)yang selalu bersemangat.

Mahali kemudian berpikir bahwa Sang Buddha pasti pernah berjumpa dengan Sakka secara langsung.

Untuk meyakinkan hal tersebut,dia bertanya kepada Sang Buddha.

Sang Buddha menjawab, "Mahali,
Aku mengenal Sakka,
Aku juga mengetahui
apa yang menyebabkan
dia menjadi Sakka."

Kemudian Beliau
bercerita kepada Mahali, bahwa :
Sakka,raja para Tuhan/dewa,
pada kehidupannya yang lampau adalah seorang pemuda yang bernama Magha, tinggal di desa Macala.
Pemuda Magha dan
tiga puluh dua temannya
pergi untuk membangun
jalan dan tempat tinggal.

Magha juga bertekad untuk melakukan tujuh kewajiban.
Tujuh kewajiban tersebut adalah:
(1) Dia akan merawat kedua orang tuanya;
(2) Dia akan menghormati orang yang lebih tua;
(3) Dia akan berkata sopan;
(4) Dia akan menghindari membicarakan orang lain;
(5) Dia tidak akan menjadi orang kikir,
Dia akan menjadi orang yang murah hati;
(6) Dia akan berkata jujur;
dan
(7) Dia akan menjaga dirinya untuk tidak mudah marah.

Karena kelakuannya yang baik, dan tingkah lakunya yang benar pada kehidupannya yang lampau, Magha dilahirkan kembali sebagai Sakka, raja para Tuhan/Dewa.

Kemudian Sang Buddha membabarkan Dhammapada syair 30 berikut ini :

¤ "Dengan
menyempurnakan kewaspadaan,
Dewa Sakka dapat mencapai tingkat pemimpin di antara para Tuhan/dewa.

Sesungguhnya,
Kewaspadaan itu akan selalu dipuji,dan
Kelengahan akan selalu
dicela."¤

Šαbbє Šαttα ßhαvαntu Šukhitαttα.
‎​​​Šαdhu...3x.


Download:

Mp3 Hokkian Dhamma talk
B.Dhammavuddho
Anguttara Nikaya Sutta 10.6.51
Http://bit.ly/1DVHTPY

B.Atimedho
Harta dalam Dhamma
Http://bit.ly/1jOolWO

Semoga semua makhluk berbahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar